Aku tidak tahu kapan kematian menjemputku. Bisa jadi hari ini aku meninggalkan dunia ini. oleh karena itu pada hari ini aku akan memperhatikan diri,memperbaiki penampilanku, aku akan mudah tersenyum dan lebih ramah kepada orang lain. Pada hari ini aku akan berusaha untuk melaksanakan apa yang diperintahkan dan menjauhi apa yang dilarang oleh Allah SWT. Pada hari ini aku bertekad untuk mengerjakan shalat wajib tepat waktu. Aku juga akan berusaha menambah pahala dengan melakukan hal yang sunah sperti sholat sunah dan membaca al-qur'an. Aku akan membaca buku buku yang berguna bagi peningkatan akhlak dan kemampuanku. Aku akan merenungi kehidupan dunia,belajar dengan giat,bekerja dengan penuh gairah dan mampu memberikan manfaat kepada orang lain.
Pada hari ini aku akan berusaha menanam pohon kebaikan,mencabut akar kejahatan,menghilangkan penyakit hati seperti iri dengki dan berprasangka buruk. Pada hari ini aku harus menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain. Aku akan memberikan kebahagiaan kepada orang lain,menjenguk orang sakit,berta'ziah kpda orang yang meninggal,memberikan petunjuk kpda orang yang sedang kebingungan,memberi makan kepada yang kelaparan dan meringankan orang yang menderita. Aku akan mendampingi orang orang yang teraniaya. memberikan pertolongan kpda orang yang lemah,memuliakan orang alim,menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda.
Pada hari ini aku bertekad mengucapkan selamat tinggal pada masa lalu,karena bagaimanapun semua telah berakhir. Bagi aku hari kemarin tenggelam bersama dengan tenggelamnya matahari. Aku juga tidak akan membiarkan diriku hanyut dalam harapan yang semu. Aku tidak takut bertemu dengan hari esokkarena hari esok penug dengan harapan. hari esok merupakan masa yang belum tersentuh dan belum mempunyai bentuk. Lalu mengapa aku harus menyibukkan diri dengan hal itu ??
Dikutip dari suatu buku yang saya lupa judulnya :))
Tidak ada komentar:
Posting Komentar