Tulisan ini aku nukil dari catatan mamah pasca kelahiran adikku yang ketiga dan keguguran yang ketiga kalinya. Catatan ini aku temukan di beberapa tumpukan kertas dalam etalase ketika sedang mencari suatu arsip. Tak tahan sebenarnya mataku ini ingin menitikkan airnya, aah betapa cengengnya aku jika sampai ketahuan mamah. Toh mamah saja kuat menahannya. Betapa pilu yah hati mamah tapi tetap kuat menjalani cobaan cobaan itu. Aku tahu bahkan hampir tahu semua masalah masalah yaang tengah beliau hadapi hingga sekarang. Kala ketika adikku dilahrkan di indanya dunia ini, aku tidak sempat menyentuhnya bahkan melihatnya secara langsung saja aku tidak bisa, karena aku sedang menjalani semester di sekolahku (pondok pesantren). Ketika aku datang kesana, tenyata adikku sudah disemayamkan di rumah. Aaah tidak terbayang betapa sedihnya aku ketika itu. Melihat mamah terbaring setengah koma , mendengar perbincangan saudara saudaraku ketika mamah tengah melahirkan kaisy,mendapati kabar mamaku di rawat dan sedang mengalami keresahan yang teramat sangat saja tidak langsung dari orangtuaku melainkan dari saudaraku yang memberi tahu mendadak, mengatur waktuku ketika aku harus belajar untuk semester da untuk menemni mama di rumah sakit, menghibur kesedihan hati mamah, mendengar bapakku bercerita kelahiran kaisy dan masa masa kritisnya, melihat bapa menitikkan air mata. Itu sungguh tak pernah ku lihat sebelumnya. Momen di bulan desember 2010 itu terasa sangat complicated. Tetapiii melihat ketegaran mamah dalam menjalani hidup menjadikan pembelajaran sendiri bagiku anaknya. Untuk selalu bangkit dan berjuang di tengah kehidupan yang terkadang tak berkompromi dalam menjalani titahNya. Semoga allah senantiasa memberikan kekuatan hati, jiwa dan fifkiran untuk aku,semua orang orang yang ku sayang, dan untuk pembaca blog ini.
Let's read it -> "Pada hari jum'at malam, pukul 00.30, tepatnya malam sabtu tanggal 4 desember 2010, telah lahir di dunia fana seorang insan, hamba Allah yang suci bersih tanpa noda dan dosa,seorang yang sangat dirindukan kehadirannya ke dunia oleh keluarga tercinta, sorang yang kehadirannya diharapkan dapat memimpin ummat di kampung ini. Ia seorang laki laki yang tampan rupawan tanpa cacact sedikitpun. Ia adalah anakku KAISYUL KAMIL (Sang Pemuda Cerdas yang Sempurna)yang sangat ku dambakan kehadirannya di dunia ini. Yah...... dia adalah anakku yang telah lahir ke dunia dalam keadaan koma, ia telah lama menderita dlam rahimku yang tak seorang pun tahu dia memerlukan pertolongan. Ia berthan hidup dalam rahimku dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.
Wahai anakku Kaisyul Kamil .... maafkan mama ya nak...!engkau adalah anak mamah yang senantiasa hidup dalam hati mama,engkau kan selalu abadi dalam kehidupan mama. Tetap mama ingat akan risalahmu dari usia kandungan satu hingga tujuh bulan,sampai kamu lahi nak..............................sampai kamu meninggalkan mama untuk selamanya.Tiada yang dapat mama ungapkan perasaan mama ini kecuali dengan air mata yang selalu menyertai mama ketika mam ingat engkau,tatkala mama menulis perasaan mama ini mama tak mampu menhan derai air mata yang tak kunjung reda.
Anakku Kaisyul Kaml .................... Engkau adalah pemberi syafaat untuk mama dan bapak, pada hari dimana kita akan bertemu kelak,kita akan berjumpa bersama keluarga kita semua, dengan mama,bapak,kakakmu Miftah dan kakakmu Raihan pada saat dimana Allah telah mengizinkannya.
Allah adalah at yang Maha Kuasa dan Maha Berkehendak atas apa yang ia kehendaki,mama yakin semua yang terjadi adalah atas IradahNya,tak seorangpun makhluk yang dapat menghindari akan kehendakNya tersebut. Mamah yakin ini adalah yang terbaik yang diberikan Allah pada hambaNya.
Selamat jalan ankku Kaisyul Kamil..............,kami ikhlas melepas kepergianmu,selamat jalan...selamat berjumpa pada saat dimana Allah akan mempertemukan kita bersama.Engkau adalah pemberi syafaat untuk mama dn bapak. Berbahagialah engkau disisiNya wahai anakku bersama harumnya Syurga. Tersenyumlah untuk mama...bapak...untuk kakak-kakakmu yang selalu mengingat dan mengabadikanmu selalu............!!
Wahai zat yang maha tahu dari segala yang ada di dunia ini,hamba memohon kepadamu,jagalah kehidupan kami,beri kami umur panjang pada anak anak kami cukup kranya satu saja yang engkau ambilbagian dari hidup kami, karena kami sangat menyayangi mereka. mereka adalah penyemangat bagi kehidupan kami. Anak anak kami adalah pemberi inspirasi dalam hidup ini. Yah... mereka kebahagiaan bagi kami, Kaisyul Kamil adalah syafaat kami peliharalah Ia dalam naungan Raudhah Jannah-Mu yang penuh dengan kehangatan CINTA-MU.
Titipkan salam Sayang dan Cnta kami,kepadaNya ya Robb....
Selamat jalan anakku..........................................Selamat berbahagia dalam kasih sayang-Nya yang abadi.Amiiiiieeeen.
Diketik pada hari minggu tanggal 26 Desember 2011
Mama yang selalu menyayangimu
![]() |
| Pagi pagi di usada insani |
![]() |
| Bapak dan adik pertamaku tercinta |
![]() |
| Tidur yang tenang ya adikku sayang {} Aku rindu kamu selalu :* |
![]() |
| Keluarga tercinta :* {} |




Tidak ada komentar:
Posting Komentar